Officine Maccaferri
INDONESIA
Negara

Masuk

Solusi Paramesh Maccaferri untuk Stabilitas Runway Bandara Buntu Kunik, Tana Toraja.

buntu-kunik

Lokasi proyek adalah daerah berbukit, sehingga diperlukan pekerjaan cut and fill yang massif agar bisa mendapatkan level runway yang dibutuhkan. Selain itu potensi gempa yang tinggi, curah hujan yang tinggi, dan jenis tanah menjadi tantangan tersendiri. Maccaferri Indonesia menjawab tantangan tersebut dengan solusi Paramesh.

Tinggi dinding penahan yang harus dicapai untuk runway Bandara Buntu Kunik adalah 40m. Dengan beberapa kendala teknsis, proyek Bandara Buntuk Kunik adalah proyek yang menantang. Selama tahap desain, beberapa jenis struktur penahan tanah telah dipertimbangkan hingga solusi Paramesh dari Maccaferi dipilih.

Bandar Udara Buntuk Kunik, Tana Toraja terletak di di Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Bandar udara ini dibangun untuk menggantikan Bandar Udara Potingku yang berlokasi di Rantetayo. Dengan adanya Bandara Udara Buntu Kunik, pengunjung objek wisata di Tana Toraja memiliki alternatif jalur udara, selain jalur darat yang membutuhkan waktu 8-9 jam. Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan akan menambah perkembangan pariwisata di Tana Toraja.

Bandar Udara Buntu Kunik dibangun di tanah seluas 141 hektar dengan runway tahap awal sepanjang 1.700 m yang bisa didarati oleh pesawat jenis ATR 72, Apron seluas 94 m x 67 m, dan taxiway berukuran 124 m x 15 m. Untuk bangunan terminal dapat menampung sekitar 150 penumpang dengan luas 1.152m2.

Uji Coba Lintasan dengan pesawat maskapai Wings Air telah dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2020 dan satu pekan sebelumnya pesawat jenis kalibrasi Hawker 900 XP milik Kementrian Perhubungan juga telah mendarat di Bandar Udara Buntu Kunik.

Kondisi area di proyek adalah perbukitan dan bukit-bukti tersebut berada di jalur pembangunan runway sehingga diperlukan pekerjaan galian dan timbunan yang masif untuk mendapatkan ketinggian runway yang dibutuhkan, yaitu 40 m. Pekerjaan tersebut harus diimbangi dengan perkuatan tanah yang baik dan sesuai dengan anggaran. Kendala teknis yang dihadapi adalah potensi gempa yang tinggi, curah hujan yang tinggi, dan jenis tanah dasar clay shale. Tanah clay shale berkarakter asli kering, keras, dan memiliki kekuatan geser tinggi. Jika terkena menyerap air akan cepat berubah menjadi soft clay dengan kekuatan geser rendah. Dikarenakan keadaan tersebut, maka diperlukan perencanaan dan penanganan yang baik untuk meminimalisir pemaparan tanah dasar terhadap pelapukan.

Selamat tahap desain, beberapa struktur penahan telah dipertimbankan; dinding beton tradisional, bore pile dan MSE Wall Hybrid atau Paramesh. Beberapa kriteria yang harus dimiliki struktur penahan untuk proyek ini adalah:

  1. Memiliki permukaan permeable, sehingga cepat mengeringkan air dan menghilangkan tekanan hidrostatis di tanah timbunan;
  2. Struktur penahan harus fleksibel untuk mengakomodasi differential settlement dan menyerap guncangan dinamis;
  3. Waktu konstruksi yang relatif cepat
  4. Biaya yang terjangkau

Berdasarkan semua kriteria yang disebutkan di atas, maka solusi Paramaesh dari Maccaferri dipilih. Struktur Paramesh terdiri dari Terramesh yang dikombinasikan dengan Green Terramesh dan Paralink. Solusi ini dapat menahan hingga tinggi 25 m dan terdiri dari 5 trap. Perkuatan utama berasal dari Paralink yang memiliki kuat tarik setara dengan 300kN/m. Pengerjaan pada segment 1 dimulai pada bulan Oktober 2015 dan selesai pada awal tahun 2016.

Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda mempunyai pertanyaan.

All Rights Reserved © Officine Maccaferri Spa 2021 P.IVA IT 02145540379

Share This